Halmahera Timur
Halmahera Timur Berbenah Menuju Transformasi Kemajuan

4 Fakta Rumah Dinas Syahrul Yasin Limpo Digeledah KPK, Diduga Ada 3 Klaster Korupsi di Kementan RI

Menurut Sekjen Partai Nasdem, Hermawi Taslim, Syahrul Yasin Limpo tidak mengetahui adanya penggeledahan oleh KPK di rumah dinasnya ini.

|
TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN
Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo berjalan usai menjalani pemeriksaan di Gedung ACLC KPK, Jakarta, Senin (19/6/2023). Syahrul Yasin Limpo diperiksa KPK terkait kasus dugaan korupsi di Kementerian Pertanian. TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN 

TRIBUNTERNATE.COM - Nama Menteri Pertanian RI (Mentan) Syahrul Yasin Limpo menjadi sorotan.

Rumah dinas Syahrul Yasin Limpo yang terletak di kawasan Widya Chandra, Jakarta Selatan digeledah oleh penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Kamis (28/9/2023).

Penggeledahan berlangsung selama berjam-jam.

Bahkan, hingga pukul 02.00 WIB dini hari, penggeledahan belum rampung dilakukan.

Saat penggeledahan, Syahrul Yasin Limpo diketahui tidak berada di tempat.

Sekretaris Jenderal (Sekjen) Partai Nasional Demokrat (Nasdem), Hermawi Taslim, mengungkapkan kader partainya itu sedang berada di Roma, Italia.

Syahrul berada di Roma karena menghadiri agenda Organisasi Pangan Dunia (FAO).

Taslim mengatakan Syahrul pun tidak mengetahui adanya penggeledahan oleh KPK ini.

"SYL masih di Roma dalam rangkaian agenda FAO. Dia tidak tahu menau soal penggeledahan," tuturnya kepada Tribunnews.com.

Di sisi lain, Taslim mempertanyakan alasan KPK melakukan penggeledahan saat hari libur nasional dan Syahrul tengah tidak berada di luar negeri.

"Ada pertanyaan yang tersisa kok harus hari libur resmi ya dan orangnya sedang menjalankan rugas kenegaraan resmi," katanya.

Kendati demikian, Taslim mendukung upaya KPK terkait penggeledahan yang dilakukan.

"Sepanjang ini bagian dari proses hukum murni, NasDem tentu menerima langkah ini," tandasnya.

Baca juga: Update Kasus Bullying Siswa SMP di Cilacap: Korban Sesak Nafas, Dua Pelaku Resmi Jadi Tersangka

Baca juga: 3 Media Asing Soroti Kaesang Pangarep yang Jadi Ketum PSI, Jokowi Disebut Bangun Dinasti Politik

Baca juga: Indonesia vs Uzbekistan 0-2: Hugo Samir Kena Kartu Merah Gara-gara Emosi, Jadi Trending di Twitter

Penyidik bawa mesin penghitung uang

Pantauan Tribunnews.com sekitar pukul 20.00 WIB, mobil Toyota Innova bernomor polisi B 1128 SFL memasuki rumah dinas Syahrul.

Mobil tersebut sebelumnya sempat keluar dari rumah itu sekitar pukul 17.58 WIB dan akhirnya kembali lagi.

Halaman
123
Sumber: Tribunnews
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved