Halmahera Timur
Halmahera Timur Berbenah Menuju Transformasi Kemajuan

Halmahera Timur

Tradisi Cokaiba Bakal Masuk Kalender Tahunan Pemkab Halmahera Timur

Jika tak ada aral melintang, tradisi Cokaiba bakal masuk kalender tahunan Pemkab Halmahera Timur

Penulis: Amri Bessy | Editor: Munawir Taoeda
Dok Pemkab Halmahera Timur
KEBIJAKAN: Begini bentuk tradisi Cokaiba atau topeng setan yang akan menjadi event tahunan yang efektif di tahun depan, Kamis (23/11/2023). 

TRIBUNTERNATE.COM, MABA - Jika tak ada aral melintang, tradisi Cokaiba atau topeng setan di Halmahera Timur.

Akan didorong menjadi event resmi, atau masuk kalender tahunan Pemkab Halmahera Timur.

Hal ini disampaikan Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Halmahera Timur, Muhtar Haji Muhammad.

"Insha Allah tahun depan, Cokaiba bisa masuk kalender tahunan Pemerintah Daerah."

Baca juga: KNPI Apresisai Trobosan Pemkab Halmahera Timur yang Jadikan Cokaiba Sebagai Event Tahunan

"Kalau itu terwujud, kami akan rayakan bersamaan dengan Maulid Nabi Muhammad SAW, "katanya, Kamis (23/11/2023).

Menurutnya, langkah ini merupakan terobosan penting Pemkab Halmahera Timur.

Tradisi Cokaiba atau topeng setan, merupakan warisan budaya yang sampai saat ini masih dilaksanakan.

Di dua daerah di Maluku Utara, yakni Halmahera Timur dan Halmahera Tengah.

Tradisi Cokaiba adalah wujud menyambut atau merayakan, kelahiran Nabi Muhammad SAW.

Baca juga: BPD dan Pemdes Waci Halmahera Timur Sosialisasi Rancangan Perdes Penertiban Hewan Ternak

Coka iba mulai ada sejak awal masuknya Islam di Kecamatan Weda, Kecamatan Patani dan Kecamatan Maba.

Awalnya, tradisi ini tidak disebut Cokaiba, melainkan Mev yang berarti memakai atau menyerupai.

"Pastinya di 2024 nanti akan di launching, namun dibuat sederhana, karena bertepatan dengan Pemilu, "tandasnya. (*)

Sumber: Tribun Ternate
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved