Kamis, 23 April 2026
Halmahera Timur
Halmahera Timur Berbenah Menuju Transformasi Kemajuan

Pemprov Malut

Pemprov Malut Dorong Pemanfaatan AI untuk Pendidikan dan UMKM lewat Program Microsoft Elevate

Sherly Laos terus mendorong percepatan transformasi digital dengan menyiapkan sumber daya manusia yang adaptif terhadap perkembangan AI

Penulis: Sansul Sardi | Editor: Sitti Muthmainnah
TribunTernate.com/Sansul Sardi
PENYERAHAN - Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Maluku Utara, Abubakar Abdullah,memberi sambutan dalam acara tersebut. Program ini merupakan hasil kolaborasi antara Pemerintah Provinsi Maluku Utara dengan Microsoft melalui inisiatif Microsoft Elevate, serta didukung sejumlah mitra pelaksana, yakni Alkademi, Biji-Biji Initiative, dan Fokus Target Solusi, bersama perangkat daerah terkait, Selasa (20/1/2026). 
Ringkasan Berita:
  • Sherly Laos terus mendorong percepatan transformasi digital dengan menyiapkan sumber daya manusia yang adaptif terhadap perkembangan teknologi, khususnya AI.
  • Komitmen tersebut diwujudkan melalui pelaksanaan pelatihan mahir penggunaan AI dalam Program Microsoft Elevate yang digelar selama empat hari, mulai 19 hingga 22 Januari 2026, di Aula SMK Negeri 2 Ternate.
  • Program ini merupakan hasil kolaborasi antara Pemerintah Provinsi Maluku Utara dengan Microsoft melalui inisiatif Microsoft Elevate.

TRIBUNTERNATE.COM,SOFIFI— Gubernur Maluku Utara, Sherly Laos, terus mendorong percepatan transformasi digital dengan menyiapkan sumber daya manusia yang adaptif terhadap perkembangan teknologi, khususnya Artificial Intelligence (AI).

Komitmen tersebut diwujudkan melalui pelaksanaan pelatihan mahir penggunaan AI dalam Program Microsoft Elevate yang digelar selama empat hari, mulai 19 hingga 22 Januari 2026, di Aula SMK Negeri 2 Ternate.

Program ini merupakan hasil kolaborasi antara Pemerintah Provinsi Maluku Utara dengan Microsoft melalui inisiatif Microsoft Elevate, serta didukung sejumlah mitra pelaksana, yakni Alkademi, Biji-Biji Initiative, dan Fokus Target Solusi, bersama perangkat daerah terkait.

Baca juga: BPS: Per 2025, 240 Desa di Maluku Utara Masih Miliki Keluarga Tanpa Akses Listrik

Pelatihan ini dirancang agar teknologi AI tidak berhenti pada tataran konsep, melainkan dapat diadaptasi secara langsung dan aplikatif, baik di sektor pendidikan maupun oleh pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Hal ini sejalan dengan visi Sherly Laos untuk meningkatkan daya saing daerah melalui inovasi digital yang inklusif.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Maluku Utara, Abubakar Abdullah, saat dikonfirmasi di sela kegiatan pelatihan, Selasa (20/1/2026), menjelaskan bahwa program ini diikuti oleh 400 peserta, terdiri atas 200 guru dan 200 pelaku UMKM.

“Pelatihan berlangsung selama empat hari. Hari pertama dan kedua dikhususkan bagi para guru, sedangkan hari ketiga dan keempat diperuntukkan bagi pelaku usaha dan UMKM,” jelas Abubakar.

Untuk segmen tenaga pendidik, pelatihan difokuskan pada penguasaan Copilot Agent dan Agentic AI guna mendukung proses pembelajaran sehari-hari.

Menurut Abubakar, melalui program ini Sherly berkomitmen agar AI tidak sekadar menjadi tren teknologi, tetapi benar-benar diadaptasi dan dimanfaatkan secara nyata untuk meningkatkan kualitas pendidikan serta mendorong UMKM naik kelas dan mampu bersaing di era digital.

Program Learning Director Biji-Biji Initiative, Malasari Lala, menyampaikan bahwa para guru dibekali kemampuan hingga level lanjutan agar dapat memanfaatkan AI secara strategis di ruang kelas.

“Para guru dilatih metode pengajaran coding yang lebih menarik melalui platform Microsoft. Tujuannya bukan hanya meningkatkan mutu pendidikan, tetapi juga membangun kemampuan berpikir dan belajar siswa sejak dini,” ungkapnya.

Sementara itu, bagi pelaku UMKM, pelatihan diarahkan pada pemanfaatan AI untuk pengembangan dan penguatan bisnis.

Marketing Manager Fokus Target Solusi, Pelita Yunanda, menjelaskan bahwa peserta dibimbing menggunakan AI untuk mengoptimalkan ide usaha hingga strategi pemasaran.

Baca juga: Data BPS 2025: Pertanian Masih Jadi Tulang Punggung 830 Desa di Maluku Utara

“Materi mencakup pemanfaatan AI untuk inovasi produk, penyusunan perencanaan bisnis, serta pembuatan konten pemasaran berupa video, audio, dan teks dengan bantuan Microsoft Copilot yang dapat diakses secara gratis,” jelas Pelita.

Ia menambahkan, seluruh perangkat dan aplikasi yang diperkenalkan dalam pelatihan, khususnya Microsoft Copilot, dapat digunakan secara gratis oleh peserta sebagai bentuk dukungan keberlanjutan bagi dunia pendidikan dan pelaku usaha.

Program Microsoft Elevate di Maluku Utara turut didukung oleh sejumlah instansi, antara lain Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Dinas Perindustrian dan Perdagangan, Dinas Koperasi dan UKM, serta Biro Administrasi Pimpinan (Adpim).(*)

Sumber: Tribun Ternate
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved