Halmahera Timur
Halmahera Timur Berbenah Menuju Transformasi Kemajuan

Rencana Diadakan Festival, Ini Potensi Wisata yang Dimiliki Desa Ngele-ngele Besar Morotai

Karena mau rencana diadakan festival 2023, ini potensi wisata yang dimiliki Desa Ngele-ngele Besar Morotai

|
Penulis: Fizri Nurdin | Editor: Munawir Taoeda
Tribunternate.com/Fizri Nurdin
EVENT: Desa Ngele-ngele Besar, salah satu desa yang masuk dalam pengembangan wisata oleh Pemkab Morotai, Senin (20/3/2023). Di mana Kades Ngele-ngele Besar, Fauzi Abd Aziz mengaku akan membuat festival tersebut. 

"Kita punya pantai yang indah, pemandangan bawah laut juga bagus."

"Kita punya Kelapa Bido juga yang jumlah 1.200 pohon, itu yang nanti kita coba kelola, untuk kepentingan pariwisata, "ujarnya.

Dijelaskannya, dirinya juga sudah menyiapkan kelompok IKM, yang terdiri dari anggota PKK.

Untuk membuat sejumlah makanan ringan atau padanan, yang bisa dijual ke pengunjung.

"Ibu-ibu PKK disini punya kreasi sendiri, dari hasil tangan mereka ada kripik Amo (sukun), keripik pisang, ditambah dengan permen pepaya."

"Disini, pengunjung juga bisa mendapatkan ikan dasar maupun ikan asin, yang dijual warga setempat."

"Disini juga sudah ada homestay dari warga. Itu artinya, dengan sendirinya warga sudah sadar."

"Bahwa, hidup di daerah wisata harus seperti ini, dan Alhamdulillah mereka siap menyambut festival, "tegasnya.

Untuk mata pencarian warga Desa Ngele-ngele Besar, sebagian besar berprofesi sebagai nelayan, dan pekerja swasta di PT MMC.

"Ibu dan anak-anaknya yang sudah selesai sekolah, atau yang putus sekolah, kerja di perusahan, dan bapaknya nelayan."

Menurut Bul (sapaan,red), Desa Ngele-ngele Besar juga mendapat dukungan dana, dari PT MMC melalui dana CSR.

Dari segi fasilitas pendidikan, juga tak kalah komplit. Di mana PAUD, TK, SD, SMP hingga SMA.

Baca juga: Profil Fauzi Abd Aziz, Kades Ngele-ngele Besar Morotai yang Dulunya Sopir dan Jual Besi Putih

Sehingga angka anak putus sekolah, di desa ini terbilang sangat sedikit.

"Kita juga punya pelayanan kesehatan di yaitu Pustu. Untuk program desa sendiri."

"Kita dalam seminggu Baksos dua kali, yaitu Jumat bersih dan minggu bakti umum, "pungkasnya. (*)

Sumber: Tribun Ternate
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved