Sofifi
2 Mega Proyek di Maluku Utara Dilanjutkan, di Antaranya Pembangunan Bandara Loleo di Tidore
Pembangunan Bandara Loleo di Tidore diharapkan dapat meningkatkan konektivitas daerah, memperkuat infrastruktur dan mendorong pertumbuhan ekonomi
Penulis: Sansul Sardi | Editor: Munawir Taoeda
Namun lahan yang tersedia saat ini baru sekitar 10-15 hektare.
Minimal, 200 hektare lahan perlu dibebaskan sebelum proyek ini dapat dilanjutkan.
"Setelah lahan mencukupi, skema pembiayaan akan dibahas lebih lanjut. Opsi yang tersedia adalah melalui Kerja Sama Pemerintah dengan Badan Usaha (KPBU), blended finance, atau melibatkan dana CSR, karena APBD tidak mampu membiayai proyek ini sepenuhnya, "tambahnya.
Baca juga: Pj Sekprov Maluku Utara Evaluasi Prodak Hukum Daerah
Di lain sisi, Pj Sekprov Maluku Utara Abubakar Abdullah menambahkan, analisis kebutuhan untuk dua proyek besar ini telah dilakukan di periode sebelumnya.
Menurutnya, pekerjaan awal sudah dilaksanakan, sehingga proyek ini layak untuk dilanjutkan dengan menyesuaikan skema pendanaan dan kebutuhan teknis.
"Dengan melanjutkan pembangunan dua proyek tersebut, Pemprov berharap dapat meningkatkan konektivitas daerah, memperkuat infrastruktur dan mendorong pertumbuhan ekonomi di kawasan tersebut, "harap Sekprov. (*)
DPRD Maluku Utara Tinjau Pagar SMK N 2 Tidore yang Ambruk: Segera Usulkan Perbaikan |
![]() |
---|
Pj Gubernur Maluku Utara Minta Seluruh OPD Siap Hadapi Transisi Pemerintahan |
![]() |
---|
Kondisi Panti Asuhan PSAA Budi Sentosa di Ternate Memprihatinkan, Zen Kasim : Akan Direnovasi |
![]() |
---|
BPKAD Warning 7 OPD di Pemprov Maluku Utara yang Belum Serahkan Laporan Keuangan |
![]() |
---|
Akademisi Maluku Utara Dorong Seleksi Terbuka dalam Pembentukan Kabinet Sherly Laos - Sarbin Sehe |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.