Halmahera Timur
Halmahera Timur Berbenah Menuju Transformasi Kemajuan

Pemkab Halmahera Selatan

DOB Makian-Kayoa Didukung Sejumlah Tokoh Berpengaruh, Termasuk Mantan Gubernur Maluku Utara

Tokoh-tokoh yang mendukung DOB Makian-Kayoa, Halmahera Selatan berasal dari birokrat, politisi, mantan kepala daerah hingga TNI

Penulis: Nurhidayat Hi Gani | Editor: Munawir Taoeda
Istimewa
PERENCANAAN: Tangkap layar peta Pulau Makian dan Kayoa di Halmahera Selatan, Maluku Utara 

TRIBUNTERNATE.COM, BACAN - Sejumlah tokoh masyarakat dan elit politik ternama di Maluku Utara mendukung perjuangan Daerah Otonomi Baru (DOB) Makian-Kayoa.

Dukungan ini menyusul setelah Komite Perjuangan DOB Makian-Kayoa dibentuk pekan lalu.

Sejumlah tokoh tersebut sepakat jika Makian-Kayoa berdiri menjadi kabupaten/kota sendiri, dan lepas dari Halmahera Selatan.

Ketua Komite Perjuangan DOB Makian-Kayoa Nahrawi Rabul mengatakan, tokoh-tokoh yang mendukung langkah ini berasal dari birokrat, politisi, mantan kepala daerah hingga TNI.

Baca juga: Proyek Tanggap Darurat Desa Jojame Bermasalah, DPRD Halmahera Selatan Minta Kerja Sesuai Prosedur

Di antaranya mantan Gubernur Maluku Utara Thaib Armaiyn, Muhammad Komhois, Majid Husen

Kemudian Amran Mustari, Rusdan T Haruna, Mayor Laut Drs Suaib Hi Mustafa, Rahmi Husen, Arsad Sadik Sangadji.

Lalu ada Asrul Ichsan Rasyid, Sahril Thahir, Letkol Inf Samsul, Yusman Arifin dan Muabdin Hi Radjab.

Atas dukungan tersebut, Komite Perjuangan DOB Makian-Kayoa mulai menyiapkan tim untuk menggalang dukungan dari tokoh masyarakat lainnya di 6 kecamatan yang tersebar di Makian-Kayoa.

"Kami juga sudah mendirikan sekretariat Komite aperjuangan DOB Makian-Kayoa di Desa Hidayat, Kecamatan Bacan."

"Sekretariat ini difungsikan sebagai sentral pertemuan untuk menyusun agenda penting, "ujarnya, Minggu (18/5/2025).

Pihaknya juga telah mengantongi data pertumbuhan ekonomi dan keuangan di Makian-Kayoa dari Badan Pusat Statistik (BPS), termasuk data kependudukan.

Baca juga: Profil Wakil Ketua DPRD Halmahera Selatan Muslim Rakib, Karier Politiknya Dimulai dari PMII

Data-data tersebut akan menjadi dokumen penting untuk diajukan ke pemerintah daerah dan pusat, jika moratorium pembentukan DOB telah dicabut.

Nahrawi juga berharap, semua sesepuh Makian-Kayao di manapun berada, memberikan perhatian terhadap kerja-kerja Komite Perjuangan DOB Makian-Kayoa.

"Apa yang kami lakukan adalah wujud komitmen demi masa depan dan peradaban tanah leluhur kita semua, "pungkasnya. (*)

Sumber: Tribun Ternate
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved