Lukas Enembe Pakai Kursi Roda Saat Konferensi Pers KPK, Kondisi Psikologisnya Kini Lebih Tenang
Dalam jumpa pers yang digelar KPK Rabu (11/1/2023) kemarin, Gubernur Papua Lukas Enembe dihadirkan oleh KPK dan memakai kursi roda.
TRIBUNTERNATE.COM - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) telah mengadakan konferensi pers penahanan Gubernur Papua Lukas Enembe pada Rabu (11/1/2023) di Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat (RSPAD) Gatot Soebroto.
Lukas Enembe diciduk oleh penyidik KPK saat berada di sebuah restoran di Abepura, Jayapura, Selasa (10/1/2023) siang sekitar pukul 11.00 WIT.
Diketahui, Lukas Enembe sendiri sudah ditetapkan sebagai tersangka oleh KPK sejak 5 September 2022 lalu.
Setelah ditangkap, Lukas Enembe dibawa ke Jakarta lewat jalur udara, kemudian ke RSPAD Gatot Soebroto untuk menjalani tes kesehatan dan perawatan.
Dalam jumpa pers yang digelar KPK Rabu kemarin, Lukas Enembe dihadirkan oleh KPK dan memakai kursi roda.
Namun, ia sudah mengenakan rompi oranye dengan tangan diborgol.
Lalu, mengapa Lukas Enembe memakai kursi roda dalam konferensi pers KPK tersebut?
Kepala RSPAD Gatot Soebroto, Letjen A Budi Sulistya mengungkapkan kondisi kesehatan Lukas Enembe.
Meski menggunakan kursi roda, kesehatan Lukas saat ini disebut dalam kondisi lebih stabil dan bisa beristirahat.
Baca juga: Pengakuan Pelanggaran HAM Berat dalam 12 Peristiwa Masa Lalu, Amnesty: Itu Masih Jauh dari Cukup
Baca juga: Negara Akui Pelanggaran HAM Berat, Ibunda Korban Tragedi Semanggi I Sebut Jokowi Cuma Pencitraan
"Kesehatan beliau lebih baik daripada tadi malam dan dalam kondisi stabil," kata Budi saat konferensi pers, Rabu (11/1/2023) dikutip dari youTube KompasTv.
"Sekarang tensinya kan terukur lebih rendah dibanding semalam dan kondisi psikologis lebih tenang, bisa istirahat, dan stabil," lanjutnya.
Baca juga: 4 Bulan Tersangka, Gubernur Papua Lukas Enembe Akhirnya Diciduk KPK: 1 Simpatisan Tewas Saat Ricuh
Baca juga: Lukas Enembe Tersangka KPK tapi Masih Banyak yang Bela, Mahfud MD: Mereka Tidak Tahu Kasusnya
Budi mengatakan, berdasarkan informasi Ketua KPK Firli Bahuri, pada Selasa malam, tekanan darah Lukas sempat tinggi.
Ia menuturkan, Lukas dirawat di paviliun Kartika RSPAD Gatot Soebroto sejak Selasa (10/1/2022) pada pukul 21.48 WIB.
Kemudian tim dokter langsung memeriksa Lukas dengan pemeriksan mencakup fisik dan jantung.
Inspektorat dan BPBJ Maluku Utara Bahas Rencana Aksi SPI KPK 2025 |
![]() |
---|
KPK Tanggapi Penggeledahan Kantor Disperindag Maluku Utara oleh Kejaksaan |
![]() |
---|
Belajar dari Bali, Gubernur Malut Sherly Laos Target Terapkan Sistem Pemerintahan Digital |
![]() |
---|
Pemkot Ternate Diisyaratkan Segera Selesaikan Aset Daerah yang Belum Tersertifikasi |
![]() |
---|
BPBJ Maluku Utara Didorong Percepat Proses Lelang Proyek Strategis 2025 |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.