4 Fakta Abdullah Mahmud, 20 Tahun Mengabdi di Ditransker Halmahera Selatan Tak Lulus Seleksi PPPK
Terdapat sejumlah masalah dalam proses seleksi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) tahun 2024 di lingkungan Pemkab Halmahera Selatan
Kebijakan ini juga sejalan dengan UU ASN Nomor 20 Tahun 2023 yang menargetkan pengangkatan Non-ASN menjadi PPPK sebelum akhir tahun 2024.
Baca juga: Dana Desa 2025 Kecamatan Kayoa Utara Capai Rp4,3 Miliar, Terbanyak di Modayama
"Ini kayak kurang pas, ada yang baru 5 tahun mereka lulus. Tapi saya yang kurang lebih hampir 20 tahun, tidak lulus. Padahal setahu saya K2 itu diprioritaskan," ujar Abdullah dengan nada kesal.
4. Minta Panitia Tinjau Ulang Hasil Seleksi
Abdullah pun berharap, Badan Kepegawaian, Pendidikan dan Pelatihan Daerah (BKPPD) Halmahera Selatan selaku panitia seleksi PPPK di daerah dapat meninjau kembali hasil seleksi.
Sebab dirinya merasa tidak puas dengan hasil yang ia dapatkan, dengan mempertimbangkan waktu pengabdiannya sebagai tenaga honorer selama 20 tahun.
"Dari BKPPD bilang ada tahapan paruh waktu untuk kategori K2, tapi itu betul atau tidak saya belum tahu. Saya hanya merasa kurang pas, karena sudah sangat lama mengabdi," pungkasnya. (*)
| 3 Berita Populer Malut: Jamaah Haji Ternate Meninggal di Makkah - Kadri Laetje Jabat Plt Kepala DKP |
|
|---|
| BMKG: Sebagian Besar Wilayah Maluku Utara Berpotensi Diguyur Hujan pada Senin 1 Juni 2026 |
|
|---|
| BREAKING NEWS: Gubernur Sherly Laos Tunjuk Kadri Laetje Sebagai Plt Kepala DKP Maluku Utara |
|
|---|
| Genjot Akses Digital, Bupati HalmaheranTengah Tinjau Pembangunan Tower 42 Meter di Desa Sakam |
|
|---|
| HUT ke 23 Kepulauan Sula: Pemkab Launching Baju Adat Khas Berwarna Putih-Hijau |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/ternate/foto/bank/originals/tak-lulus-PPPK-Halsel.jpg)