Halmahera Timur
Halmahera Timur Berbenah Menuju Transformasi Kemajuan

Warga Marikurubu Ternate Bikin Petisi, Tolak Pemekaran Kelurahan Mariaru

"Kami menolak dengan tegas, kami tidak bersedia, (bahkan) sejengkal pun tidak, "tegas Ketua LPM Kelurahan Marikurubu Isman Said

Penulis: M Julfikram Suhadi | Editor: Munawir Taoeda
Istimewa
TUNTUTAN: Aksi penolakan oleh warga 3 RT terkait pemekaran Kelurahan Mariaru di Kota Ternate, Maluku Utara. Warga menilai jika ada pemekaran, maka wilayah induk kelurahan akan semakin kecil 

Alasan lain, kata Nurzan, Marikurubu merupakan kampung tua, yang masih kental akan adat-istiadat sejak dahulu kalah. 

"Bagi kami warga induk Marikurubu, Tongole adalah tulang rusuk kanan  kami, Torano adalah tulang rusuk kiri kami, sedangkan tiga RT (yang mau diambil) adalah adalah hati kami, siapa yang relah kehilangan hatinya,” kata Nurzan sambil memegang dadanya.

Sementara itu, Lurah Marikurubu, Halil Umar mengatakan, bahwa apa yang menjadi keresahan masyarakat sudah teratasi melalui pertemuan seluruh tokoh masyarakat, tokoh agama, dan tokoh pemuda dengan Camat Ternate Tengah, Fahmi Basa Amin yang diinisiasi oleh Pemerintah Kelurahan Marikurubu.

“Masyarakat kelurahan Marikurubu resah dengan isu pemekaran sehingga itu kami sebagai aparat kelurahan cari tahu informasi apa saja yang menjadi keresahan masyarakat"imbuhnya, Jumat, (11/4) 

"Dan ternyata titik puncaknya itu terkait rencana pemekaran sebagian wilayah Kelurahan Maliaro menjadi Kelurahan Mariaru, dimana, sebagian wilayahnya Marikurubu diambil sehingga warga tidak setuju,” ungkapnya.

Halil Umar menuturkan, sebelumnya ada beberapa wilayah di Marikurubu dimekarkan menjadi kelurahan seperti lingkungan Tongole menjadi kelurahan Tongole, dan lingkungan Torano yang dipastikan akan dilakukan pemekaran menjadi kelurahan tersendiri. 

Baca juga: Tidak Ada Pemangkasan Anggaran Pokok Pikiran DPRD Maluku Utara 2025

Hal itu, kata dia, tidak sama sekali dipermasalahkan oleh warganya karena wilayah Induk tidak dicaplok sehingga tidak terjadi gesekan apapun.

"Namun kemarin ini ada isu pemekaran kelurahan Mariaru itu yang menjadi warga resah. Sehingga itu saya undang pak Camat, aparat kelurahan, Babinsa, Bhabinkamtibmas, LPM, serta tokoh masyarakat, tokoh adat, tokoh perempuan, Imam-Imam, tokoh pemuda, semuanya hadir mengikuti jalannya pertemuan dengan pak Camat."

"Dan Camat sudah menanggapi keluhan-keluhan itu, sehingga Insya Allah ditindaklanjuti ke tim pemekaran kelurahan baru (Mariaru) yang rencana dimekarkan itu” tandasnya. (*)

Sumber: Tribun Ternate
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved