Pemprov Malut
BPBJ Maluku Utara Gelar Market Sounding: Perkuat Sistem Pengadaan Elektronik
"Market sounding ini adalah langkah awal menuju proses pengadaan yang lebih baik di Maluku Utara, "tegas Guntur Sadik selaku Ketua Panitia
Penulis: Sansul Sardi | Editor: Munawir Taoeda
TRIBUNTERNATE.COM, SOFIFI - Biro Pengadaan Barang dan Jasa (BPBJ) Setda Maluku Utara gelar Market Sounding dan Market Confirmation, sebagai bagian dari strategi memperkuat sistem pengadaan melalui katalog elektronik, Selasa (8/7/2025).
Rilis
Acara yang berlangsung di Hotel Bela, Ternate ini menghadirkan berbagai pemangku kepentingan dari sektor infrastruktur, pendidikan hingga kesehatan.
Kegiatan tersebut dibuka secara resmi oleh Kepala Bagian Pembinaan dan Advokasi Pengadaan BPBJ Maluku Utara Iksan yang mewakili Plt Kepala BPBJ.
Dalam sambutannya, Iksan menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah daerah dan pelaku usaha dalam memperkuat transparansi serta efisiensi pengadaan barang dan jasa.
Baca juga: Alasan DPRD Halmahera Selatan Ragu Bentuk Pansus DOB
"Pelaksanaan market sounding ini menjadi bagian dari penguatan implementasi katalog elektronik sekaligus mendukung peningkatan Indeks Pencegahan Korupsi Daerah (IPKD) tahun 2025, melalui pendekatan MCSP (Monitoring, Controlling, Surveillance for Prevention) yang digagas oleh KPK, "ujar Iksan.

Acara ini dihadiri perwakilan asosiasi badan usaha seperti GAPENSI, INKINDO, PERKINDO, hingga ASPEKNAS, serta asosiasi profesi seperti ASTTI, GATAKI dan PABI.
Turut hadir pula para Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) dari Dinas PUPR, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, dan Dinas Kesehatan, serta pejabat fungsional dan pelaksana dari BPBJ.
Tiga narasumber utama tampil dalam forum ini. Abdul Farid Hasan, Ketua DPD IAPI Provinsi Malut, membahas tahapan dalam proses market sounding dan market confirmation.
Iksan M. Saleh, Sekretaris DPD IAPI, memaparkan alur pencantuman produk dalam katalog elektronik.
Sementara Krisnawanto, Wakil Sekretaris I DPD IAPI, memberikan simulasi praktis mengenai penggunaan katalog elektronik.
Kegiatan ini juga menciptakan ruang interaktif antara pemerintah dan penyedia barang/jasa. Dalam sesi diskusi, peserta menyampaikan masukan dan harapan terkait pelaksanaan e-purchasing di daerah, khususnya dalam aspek teknis dan integritas sistem. Peserta aktif pun mendapatkan souvenir sebagai bentuk apresiasi.
Baca juga: Eks Kadis Perpustakaan Taliabu Bertanggung Jawab Ganti Temuan: Ada Aset yang Dijaminkan
Ketua Panitia Guntur Sadik berharap, kegiatan ini mampu meningkatkan pemahaman bersama antar pemangku kepentingan guna mendukung pengadaan barang/jasa yang efisien, transparan dan akuntabel.
"Kita ingin seluruh pihak siap menghadapi transformasi pengadaan yang semakin digital dan transparan."
"Market sounding ini adalah langkah awal menuju proses pengadaan yang lebih baik di Maluku Utara, "tegas Guntur. (*)
Inspektorat dan BPBJ Maluku Utara Bahas Rencana Aksi SPI KPK 2025 |
![]() |
---|
Kemenko Polkam Rakor dengan Pemprov Maluku Utara, Bahas Program Prioritas Presiden Prabowo |
![]() |
---|
Sekprov Maluku Utara Pimpin Rapat Percepatan Realisasi Anggaran, Serapan Baru Capai 43 Persen |
![]() |
---|
Pemprov Maluku Utara Usung SIMATA, Promosi ASN Kini Berbasis Digital dan Kinerja |
![]() |
---|
Pemprov Maluku Utara Anggarkan Pembangunan Jembatan Songa–Wayatim di APBD 2026 |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.