Halmahera Timur
Halmahera Timur Berbenah Menuju Transformasi Kemajuan

Pemprov Malut

140 ASN Pemprov Maluku Utara Masuk Masa Purna Bhakti, Sherly Laos Beri Pesan Menyentuh

"Haru karena kita akan melepas Bapak/Ibu yang selama puluhan tahun mengabdikan diri bagi bangsa dan daerah ini, "ucap Gubernur Malut Seherly Laos

Penulis: Fizri Nurdin | Editor: Munawir Taoeda
Istimewa
PENSIUN: Sebanyak 140 pegawai Pemprov Maluku Utara akan memasuki masa purna bhakti terhitung mulai 1 September 2025 hingga 1 Juni 2026. Karena itu mereka mengikuti pembekalan pra purna bhakti di Aula lantai dua PT TASPEN Ternate, Kamis (28/8/2025) 

TRIBUNTERNATE.COM, SOFIFI - Sebanyak 140 ASN Pemprov Maluku Utara akan memasuki masa purna bhakti terhitung mulai 1 September 2025 hingga 1 Juni 2026, mengikuti pembekalan pra purna bhakti di Aula lantai dua PT TASPEN Ternate, Kamis (28/8/2025).

Kegiatan ini dibuka oleh Asisten II Bidang Perekonomian dan Administrasi Pembangunan Setda Maluku Utara Ir. Sri Haryanti Hatari, yang hadir mewakili Gubernur Maluku Utara Sherly Laos.

Turut hadir pula Kepala PT TASPEN Cabang Ternate, Kepala Bank Maluku-Malut Cabang Ternate, perwakilan BKD Maluku Utara, serta para peserta pembekalan.

Dalam sambutan tertulis Gubernur yang dibacakan Sri Haryanti Hatari, pihaknya mengungkapkan rasa haru sekaligus syukur.

Baca juga: Ini Jejak Karier dan Harta Kekayaan Muhammad Assyura Umar, Kabid Pemerintahan Desa DPMD Malut

"Haru karena kita akan melepas Bapak/Ibu yang selama puluhan tahun mengabdikan diri bagi bangsa dan daerah ini."

ENSIUN: Sebanyak 140 Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkup Pemerintah Provinsi Maluku Utara yang akan memasuki masa purna bhakti terhitung mulai 1 September 2025 hingga 1 Juni 2026, mengikuti pembekalan pra purna bhakti di Aula lantai dua PT TASPEN Ternate, Kamis (28/8/2025)/Admin Pemprov Maluku Utara
ENSIUN: Sebanyak 140 Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkup Pemerintah Provinsi Maluku Utara yang akan memasuki masa purna bhakti terhitung mulai 1 September 2025 hingga 1 Juni 2026, mengikuti pembekalan pra purna bhakti di Aula lantai dua PT TASPEN Ternate, Kamis (28/8/2025)/Admin Pemprov Maluku Utara (Istimewa)

"Syukur karena pengabdian itu telah melahirkan karya, teladan, dan jejak yang akan terus dikenang, "ujarnya.

Menurutnya, menjadi ASN bukan sekadar profesi, tetapi sebuah amanah dan panggilan pengabdian.

Selama perjalanan panjang, para ASN telah melalui suka duka, tantangan maupun keberhasilan yang menjadi bagian dari sejarah pembangunan daerah.

Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa purna bhakti bukanlah akhir dari pengabdian, melainkan awal dari babak baru kehidupan. 

Masa pensiun, kata dia, justru menjadi kesempatan untuk menikmati waktu bersama keluarga, mengembangkan diri, menekuni hal-hal yang tertunda, serta tetap berkontribusi melalui pengalaman dan kebijaksanaan yang dimiliki.

Dalam kesempatan itu, Gubernur menitipkan tiga hal utama kepada para ASN yang akan memasuki masa purna bhakti, yakni.

1. Tetaplah sehat

2. Tetaplah bermanfaat

3. Tetaplah bahagia

Atas nama pemerintah dan masyarakat Maluku Utara, ia menyampaikan penghargaan serta terima kasih atas dedikasi, pengorbanan, dan loyalitas ASN selama bertahun-tahun.

"Semoga masa purna bhakti menjadi masa penuh keberkahan, kesehatan, kebahagiaan, dan makna, "ucapnya.

Sri Haryanti Hatari menegaskan, pemerintah provinsi berkomitmen untuk terus memperhatikan kesejahteraan ASN, termasuk yang memasuki masa pensiun. 

Program pembekalan ini, menurutnya, merupakan bentuk perhatian pemerintah agar para ASN lebih siap menghadapi masa transisi, baik secara mental, sosial, maupun finansial.

Sebelumnya, ketua panitia dalam laporannya menyampaikan, pembekalan ini bertujuan memberikan pencerahan dan wawasan kepada ASN yang memasuki masa purna tugas, baik dari aspek materiil maupun non-materiil, serta untuk meminimalisir risiko post power syndrome.

Ada pun tujuan rinci dari kegiatan ialah:

1. Menyiapkan mental-psikologis ASN menjelang masa purna tugas.

2. Meningkatkan pemahaman prosedur pengusulan pensiun.

3. Memberikan pengetahuan tentang hak dan kewajiban ASN, khususnya terkait layanan PT TASPEN.

4. Menumbuhkan kesadaran akan pentingnya menjaga kesehatan di masa pensiun.

5. Mengarahkan peserta untuk menekuni aktivitas positif bernilai ekonomi sehingga muncul jiwa enterpreneurship.

Baca juga: Waspada! Penyakit Menular Difteri Muncul Lagi, Dinkes Ternate Keluarkan Imbauan

6. Memberikan motivasi pengenalan potensi diri dan manajemen keuangan agar ASN tetap semangat memasuki masa purna tugas.

7. Memberikan penghargaan kepada ASN yang telah mengabdi selama bertahun-tahun di lingkup Pemprov Malut.

Kegiatan pembekalan ini diharapkan dapat memberikan bekal berharga bagi para ASN agar tetap produktif, sehat dan bahagia dalam menjalani masa purna bhakti. (*)

Sumber: Tribun Ternate
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved