Halmahera Timur
Halmahera Timur Berbenah Menuju Transformasi Kemajuan

Pemkab Halmahera Selatan

Banjir di Kecamatan Bacan, BPBD Halmahera Selatan: Ada 1.177 Jiwa Terdampak

"1.177 jiwa terdampak banjir di Kecamatan Bacan dari 5 desa, "kata Kepala BPBD Halmahera Selatan Aswin Adam

Penulis: Nurhidayat Hi Gani | Editor: Munawir Taoeda
Istimewa
BENCANA: Sejumlah anak-anak melintasi banjir di Desa Amasing Kota Utara, Minggu (23/3/2025). BPDB Halmahera Selatan, Maluku Utara catat sebanyak 1.177 jiwa terdampak banjir di Kecamatan Bacan 

TRIBUNTERNATE.COM, BACAN - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Halmahera Selatan, Maluku Utara mencatat ada sebanyak 1.177 jiwa terdampak banjir di Kecamatan Bacan pada Sabtu (22/3/2025).

1.177 tersebut merupakan warga di 5 desa. Yaitu Desa Amasing Kota, Desa Amasing Kota Barat, Desa Amasing Kota Utara, Desa Amasing Kali dan Desa Indomut.

Berikut data BPBD Halmahera Selatan terkait warga terdampak banjir di Kscamatan Bacan.

- Desa Amasing Kota: 3 rumah tergenang banjir, KK 4 dan 17 jiwa

Baca juga: Tim SAR Evakuasi 29 Warga Halmahera Selatan Terjebak Banjir, 3 Orang Jalani Perawatan

- Desa Amasing Kota Baratu: 23 rumah tergenang banjir, KK 24 dan 111 jiwa

- Desa Amasing Kota Utara: 115 rumah tergenang banjir, KK 193 dan 702 jiwa

- Desa Amasing Kali: 45 rumah terdampak banjir, KK 45 dan 135 jiwa

- Desa Indomut: 34 rumah tergenang banjir, KK 34 dan 97 jiwa

Adapun total rumah yang terdampak banjir di Kecamatan Bacan, tercatat sebangak 220. Sementara jumlah KK 265 dan jumlah jiwa 1.177.

Plt Kepala BPBD Halmahera Selatan Aswin Adam mengatakan curah hujan dengan intensitas tinggi mengakibatkan luapan sungai di Desa Amasing Kali dan Sungai di Desa Indomut.

Sehingga, air pun keluar dari jalur sungai dan merendam rumah warga dengan ketinggian mencapai 30 centi meter sampai 1 meter.

"Tim TRC kami sudah melakukan kaji cepat di lokasi kejadian dan menumkan tidak asa laporan korban jiwa," kata Aswin, Minggu (23/3/2025).

"Namun terdapat keresahan warga apabila terjadi hujan dengan intensitas tinggi akan terjadi luapan air banjir yang berulang dikarenakan belum ada penanganan, "sambungnya.

Baca juga: Pemkab Halmahera Selatan Diingatkan Jangan Main-main Anggaran Pasca Efisiensi

Aswin mengaku data warga terdamapak banjir yang diperoleh BPBD Halmahera Selatan baru di Kecamatan Bacan.

Sementara di Kecamatan Bacan Barat Utara, Mandioli Selatan, Gane Barat Utara dan Obi Selatan masih dalam proses identifikasi.

"Termasuk insiden tanah longsor di Kecamatan Kayoa Barat juga masih proses. Jangkauan lokasi banjir di beberapa titik di luar Bacan cukup jauh, harus lewat jalur laur. Sementara cuaca belum stabil, "pungkas Aswin. (*)

Sumber: Tribun Ternate
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved