Halmahera Timur
Halmahera Timur Berbenah Menuju Transformasi Kemajuan

Pemkab Halmahera Selatan

Respons Satu CJH Ternacam Batal Berangkat, Bupati Halmahera Selatan Pasrahkan ke Pemprov

"Kita berupaya agar jemaah tersebut tetap berangkat, "tegas Bupati Halmahera Selatan Bassam Kasuba

Penulis: Nurhidayat Hi Gani | Editor: Munawir Taoeda
Tribunternate.com/Nurhidayat Hi Gani
STATEMENT: Bupati Halmahera Selatan, Maluku Utara Bassam Kasuba ketika diwawancarai sejumlah awak media, Selasa (15/4/2025). Soal seorang CJH-nya batal berangkat, pihaknya sedang berkoordinasi dengan pemerintah provinsi melalui OPD terkait 

TRIBUNTERNATE.COM, BACAN - Bupati Halmahera Selatan, Maluku Utara Bassam Kasuba merespons polemik satu Calon Jemaah Haji (CJH) bernama Sahar Habib yang divonis dokter mengidap demensia berat.

Imbas dari vonis tersebut, perempuan 75 tahun asal Desa Hatejawa, Kecamatan Kayoa Barat itu terancam batal berangkat haji pada Mei tahun ini.

Bassam Kasuba mengklaim pihaknya sedang berusaha agar jemaah yang bersangkutan tidak batal berangkat.

Oleh karena itu, sedang dibangun komunikasi dengan Pemprov Maluku Utara melalui Dinas Kesehatan.

Baca juga: Gubernur Maluku Utara Sherly Laos Ajak ASN Jaga Silaturahmi dan Siap Bertransformasi Digital

"Kita berupaya agar jemaah tersebut tetap berangkat, cuma ini tergantung Dinas Kesehatan Provinsi, "katanya, Senin (21/4/2025).

Bassam menjelaskan, hasil pemeriksaan kesehatan CJH, masuk dalam apilikasi Kementerian Kesehatan. 

Sementara apilikasi tersebut di bawah wewenang Dinas Kesehatan Maluku Utara.

"Memang saat ini lebih ketat kaitannya dengan screening (kesehatan) jemaah haji, "ujar Bassam Kasuba.

"Jadi ada kekhawatiran karena akan beresiko di tanah suci nanti, "sambungnya.

Ia juga menambahkan, pihaknya telah menyampaikan keluhan-keluhan keluarga CJH tersebut ke Pemprov Maluku Utara.

Baca juga: Terminal Angkutan Umum di Halmahera Selatan Jadi Wahana Anak-anak, Kadishub Pilih Bungkam

Oleh sebab itu, Bassam berharap ada jawaban dari Pemprov yang memperbolehkan CJH itu berangkat.

"Tapi sekali lagi ini adalah perjalanan ibadah, jadi tidak bisa memaksakan diri."

"Tapi kita akan lihat, mudah-mudahan ada solusi jemaah bersangkutan bisa diberangkatkan, "tutupnya. (*)

Sumber: Tribun Ternate
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved