Gubernur Maluku Utara Ditangkap KPK
Update Kasus Gubernur Maluku Utara Nonaktif, Pakar Hukum Minta KPK Jemput Paksa Saksi Shanty Alda
Saksi kasus dugaan suap Gubernur Maluku Utara nonaktif, Shanty Alda mangkir dua kali panggilan KPK. Pakar hukum minta jemput paksa
Ramadhan Ibrahim (RI) selaku ajudan, Direktur Eksternal PT Trimegah Bangun Persada Tbk (NCKL), anak usaha Harita Group, Stevi Thomas (ST) dan Kristian Wuisan (KW) selaku swasta.
Dalam perkaranya, Abdul Ghani Kasuba ikut serta dalam menentukan siapa saja dari pihak kontraktor, yang akan dimenangkan dalam lelang proyek pekerjaan.
Guna menjalankan misinya, Abdul Ghani Kasuba kemudian memerintahkan Adnan, Daud dan Ridwan.
Untuk menyampaikan berbagai proyek di Provinsi Maluku Utara.
Baca juga: Gubernur Maluku Utara Abdul Ghani Kasuba Kena OTT KPK, Anak dan Istri Langsung ke Jakarta
Dari proyek-proyek tersebut, Abdul Ghani Kasuba kemudian menentukan besaran yang menjadi setoran dari para kontraktor.
Selain itu, Abdul Ghani Kasuba sepakat dan meminta Adnan, Daud dan Ridwan untuk memanipulasi progres pekerjaan.
Yang seolah-olah telah selesai di atas 50 persen, agar pencairan anggaran dapat segera dicairkan. (*)
TribunBreakingNews
Tribun Ternate
KPK
Shanty Alda Nathalia
Abdul Ghani Kasuba
Abdul Fickar Hadjar
Maluku Utara
BREAKING NEWS: 4 Tersangka Kasus Korupsi Abdul Ghani Kasuba Cs Jalani Sidang Perdana di PN Ternate |
![]() |
---|
BREAKING NEWS: Besok Pengadilan Negeri Ternate Sidang Kasus Korupsi Abdul Ghani Kasuba Cs |
![]() |
---|
BREAKING NEWS: Pengadilan Negeri Ternate Bakal Sidangkan Kasus Korupsi Abdul Ghani Kasuba Cs |
![]() |
---|
Istri Gubernur Maluku Utara Nonaktif Turut Diperiksa KPK di Mako Brimob Polda |
![]() |
---|
Muhaimin Syarif Diperiksa KPK Sebagai Saksi Kasus Dugaan Korupsi Gubernur Maluku Utara |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.